Pengkajian
sistem Integumen
1.
Fase Pra
Interaksi
ü Membaca Basmalah
ü Membaca catatan
keperawatan dan catatan medis pasien :
akan melakukan pengkajian sistem integumen pada Bp. S
ü Mencuci tangan
dan bersiap bertemu dengan klien
2.
Fase Orientasi
ü Memperkenalkan
diri
(“Permisi bapak, perkenalkan saya
perawat Neza yang hari ini berjaga dibangsal ini dari pukul 08.00 hingga pukul
14.00 siang nanti, benar ini dengan Bp. S?” Ohh.. benar yah ini dengan Bp. S”)
ü Menjelaskan
prosedur yang akan dilakukan pada klien
(“Bapak, saya kesini tujuannya
yaitu akan melakukan pengkajian sistem integumen pada bapak, kegiatan ini akan
berlangsung sekitar 10 menit, bagaimana apakah bapak bersedia?ohh baiklah kalau
memang bapak bersedia”)
ü Beri kesempatan
klien untuk bertanya
(“ Bapak sebelum kita memulai
kegiatan ini, apakah ada yang bapak belu mengerti dan ingin ditanyakan?” oh
baiklah kalau memang tidak ada , bisa langsung kita mulai yah pak”)
ü Siapkan
lingkungan klien dengan menjaga privasi klien yaitu menutup korden
3.
Fase Kerja
ü Tahap Inspeksi
v Warna kulit (
amati warna kulit dari klien, apakah terdapat kemerahan pada warna kulit)
v Ruam ( catat
warna, tektur dan bentuk lesi, jumlah, distribusi, gatal, dan nyeri)
v Kaji bagaimana
riwayat penyakit atau alergi pada klien ( “Bapak S, apakah dalam keluarga bapak
memiliki riwayat alergi pada kulit? Atau bapak sendiri memiliki alergi pada
kulit bapak?”)
v Amati apakah ada
luka, memar atau cidera akibat tekanan
v Periksa daerah
beresiko tinggi termasuk penonjolan tulang
v Rambut : observasi
rambut pada kulit klien apakah menunjukkan adanya keabnormalan
ü Palpasi
v Lakukan palpasi
untuk merasakan temperature kulit, kelembapan , turgor kulit, edema, eformitas,
hematoma
v Palpasi rambut
untuk melihat kekuatan rambut dan kelembapan
4.
FaseTerminasi
ü Evaluasi
perasaan klien
(“baiklah bapak, setelah
dilakukan pengkajian ini bagaimana perasaan bapak?”)
ü Simpulkan hasil
kegiatan
ü Kontrak waktu
selanjutnya
(“ Bapak, kita sudah selesai
melakukan kegiatan pada hari ini, untuk itu kontrak kita selanjutnya yaitu
besok yah pak jam 15.00 pagi kita akan melakukan tatacara taharah dan sholat
bagi bapak”)
ü Mencuci tangan
5.
Dokumentasi
Nama : Bp. S
Usia : 60 Tahun
Tindakan : Pengkajian sistem integument
Hari/Tanggal : Kamis, 1 Januari 2015
S :
pasien mengeluh bahwa merasa nyeri dan gatal pada daerah mulut hingga ketiak
dikarenakan adanya luka serta mengatakan lebih baik setelah dilakukan
pengkajian sistem integumen,
O :
- Inspeksi : warna kulit sawo matang , terdapat lesi di daerah mulut dan menjalar
kearah axilla (ketiak) , pasien terlihat meringis perih pada daerah yang
terdapat lesi (bula), tidak terdapat memar, hanya luka berupa plak krustosa
yang disertai pus , riwayat penyakit terdahulu tidak ada keturunan seperti yang
diderita klien seperti sekarang
- Palpasi : kulit teraba hangat dan teraba
kering , turgor kulit baik,tidak terdapat edema, hanya saja terdapat luka pada
bagian sekitar mulut dan menjalar kearah axilla (ketiak) . CRT ≤ 2 detik.
kekuatan dari rambut kulit juga baik.
A : sistem integument pada klien terasuk
kategori sedang
P :
Perawatan luka (medikasi)
Komentar
Posting Komentar